Percakapan Al dan Di
ALDI Bisa kita memecah diri untuk melakukan percakapan singkat? Karena aku mulai merasa sepi di sini.
AL Tentu. Aku selalu akan menjadi bagian dari pecahanmu. Menjadi seorang penjawab di saat kau bertanya, atau menjadi seorang penanya di saat kau yang akhirnya menjawab. Itu yang biasa kita lakukan di sepi itu, bukankah begitu?
DI Yup. Langsung saja ya, aku ingin bertanya, bagaimana kau bisa merasakan orang lain selain aku? Apakah sesulit ini untuk merasakan apa yang sedang orang lain rasakan? Aku melihat mereka, mendengar mereka, tapi terkadang aku seperti tak melakukan itu pada akhirnya. Maksudku, bagaimana kau bisa menghargai sesuatu yang tidak bisa dilihat dari orang lain?
AL Mungkin kita bisa merasakan seseorang dengan menutup mata. Bukankah itu yang dilakukan para pendaki gunung setelah melihat pemandangan dari puncak gunung? Ada hal yang tak dapat hanya ditangkap oleh panca indera melainkan melalui jiwamu. Memikirkan. Merasakan. Kamu pun dapat mendengar dan melihat kalimat alam yang disuarakan olehnya. Semua perlakuan dan ucapan tulus yang bisa kau terima dari alam semesta.
DI Ha? Sebenarnya, apa yang sedang kau bicarakan? Alam semesta atau manusia?
AL Keduanya. Alam semesta dan manusia itu mestinya satu. Seperti kita yang mestinya satu, tetapi dibuat seolah terpisah.
ALDI ...